Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

BPKAD-Pujut. Darma Wanita Persatuan (DWP) BPKAD sebagai bagian dari keluarga besar BPKAD Kab. Lombok Tengah pada tanggal 08 April 2019 melakukan kunjungan, ke TK Binaan yaitu TK Pertiwi Kawo di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan DWP BPKAD yang kali ini melaksanakan kegiatan Sosialisasi Perilaku hidup bersih dan sehat di anak didik sejak usia dini. Acara yang dipimpin oleh Ketua DWP BPKAD ibu YENNI SOESATYO ini didampingi anggota DWP lainnya.

Dalam sambutannya Yenni Soesatyo menyampaikan Pencegahan lebih baik daripada mengobati. Prinsip ini sangat penting untuk diterapkan dalam mencegah tertular penyakit yang disebabkan oleh virus. Perlu bagi kita untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menerapkan PHBS, kita dapat terhindar dari banyak jenis penyakit dan tidak perlu mengeluarkan banyak biaya yang tidak perlu untuk pengobatan.  Adapun yang termasuk dalam PHBS adalah:

  • Menggunakan air bersih. Air yang terkontaminasi kotoran manusia dapat menjadi sarana penyebaran virus seperti Hepatitis A, Rota virus dan enterovirus. Penting untuk menjaga sumber air kita tidak terkontaminasi, terutama bila menggunakan sumur serapan.
  • Menggunakan jamban yang sehat. Menggunakan jamban yang sehat juga dapat mencegah penyebaran virus penyebab Hepatitis A, enterovirus dan rotavirus.
  • Rutin mencuci tangan dengan sabun. Mencuci tangan dengan sabun masih merupakan salah satu cara yang murah dan efektif untuk mencegah penularan penyakit, termasuk yang disebabkan oleh virus. Cuci tangan dengan sabun harus dilakukan paling tidak pada saat selesai menggunakan toilet, sebelum dan sesudah makan.
  • Berolahraga. Olahraga membantu tubuh kita menjadi bugar, sehingga memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik dalam menangkal infeksi virus.
  • Konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran. Buah dan sayur secara alami mengandung vitamin, mineral dan antioksidan yang sangat diperlukan tubuh untuk menangkal infeksi virus. Vitamin yang terkandung secara alami dalam buah dan sayur jauh lebih baik di bandingkan yang sintetis.
  • Tidak meludah atau membuang dahak/ingus sembarangan. Ludah,dahak atau ingus dapat menjadi media penyebaran virus. Dengan tidak membuang ludah, dahak ingus sembarangan, kita menghormati hak org lain untuk sehat.
  • Tidak merokok. Rokok dapat menurunkan kemampuan sistem daya tahan tubuh dalam menghadapi infeksi virus. Bahkan perokok pasif juga bisa mengalami hal yang sama, bahkan lebih berat daripada perokok aktif!
  • Berantas sarang nyamuk dengan 3 M . Virus dengue dapat menyebabkan penyakit Demam Berdarah yang dapat berakibat fatal. Dengan menerapkan 3M (Menguras bak mandi, Menutup tempat penampungan airdan Mengubur barang2 bekas) membantu kita terhindar dari infeksi virus yang disebarkan oleh nyamuk¬†aedes aegypti¬†ini.
  • Hindari jajanan-jajanan yang tidak bersih. Jajanan yang tidak bersih, terpapar sampah, diolah dengan bahan yang tidak bersih atau dihinggapi lalat, sangat mungkin telah terkontaminasi oleh banyak virus penyebab penyakit.

Setelah melakukan praktek pola hidup bersih dan sehat seperti mencuci tangan sebelum makan, anak-anak didik TK Pertiwi Kawo disajikan makanan tambahan yang sudah disiapkan oleh DWP BPKAD untuk membantu asupan gizi anak didik sehingga diharapkan dari kegiatan ini guru dan siswa lebih memahami dan dapat menjadikan pola hidup bersih dan sehat sebagai life style atau gaya hidup sehat sehari-hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *