Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Pengelola Keuangan Daerah

BPKAD-D’Max Hotel. Pada tanggal 19 s/d Desember 2018 Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Lombok Tengah menyelenggarakan Bimbingan Teknis Tahunan dalam Peningkatan Kapasitas Pengelola Keuangan Daerah bertempat di D’Max Hotel di kawasan Batujai. Acara ini adalah kali kedua acara yang sama diselenggarakan dan bertempat di lokasi yang sama tahun sebelumnya. Acara menghadirkan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Sekertaris OPD, Kasubag Perencanaan, Kasubag Keuangan dan Pengurus Barang Milik Daerah di seluruh OPD.

Pada hari 1 yang dihadiri oleh kepala OPD menghadirkan narasumber Sekertaris Daerah Kabupaten Lombok Tengah H. Nursiah, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Baiq Aluh Windayu W, Inspektur Inspektorat Daerah Lalu Aswatara dan dimoderatori oleh Sekertaris BPKAD Bowo Susatyo. Dalam sambutannya H. Nursiah mengingatkan pentingnya konsistensi perencanaan dan penganggaran RKA SKPD yang sebesar-besarnya diarahkan ke masyarakat tanpa melibatkan ego sektoral OPD sehingga terjadi sinergisitas pelaksanaan pembangunan demi Kabupaten Lombok Tengah.  Dalam sesinya kepala BPKAD memaparkan beberapa permasalahan dalam Proses Penatausahaan Keuangan SKPD dari Proses Pengaggaran sampai proses pertanggungjawaban dan langkah-langkah strategis penyelesaiannya, disampaikan pula perkembangan proses Penyusunan RAPBD 2019 sebagai starting point SKPD untuk persiapan melakukan pelaksanaan program/kegiatan SKPD.

Pada pertengahan acara BPKAD menayangkan video Profil SKPD sederhana sebagai bagian dari Dokumentasi dan Publikasi ke masyarakat dan Pemerintah Daerah lainnya, selain itu pada tahun 2018 ini juga ditayangkan video profil SILaK (Sistem Informasi Layanan Aset dan Keuangan) yang baru saja mendapatkan pemutakhiran aplikasi dimana pada tahun ini  Sistem backend aplikasi Silak sudah terintegrasi langsung dan tersinkron dengan data yang terdapat di aplikasi Simda secara real time, sehingga validitas informasi lebih real time dibandingkan tahun sebelumnya. 

Sebagai penyampai materi sesi berikutnya adalah Kepala Bidang Anggaran Ida Ayu Wayan Maret, Kepala Bidang Perbendaharaan Kusna Hariadi, dan Kepala Bidang Akuntansi dan Pelaporan Davina Fatana dimana masing-masing kepala bidang menyampaikan materi secara lebih mendalam dan teknis kepala Kasubag Perencanaan dan Kasubag Keuangan SKPD. Dalam sesi pemamaparan materi juga disiapkan sesi tanya jawab yang dapat dimanfaatkan untuk menggali informasi serta brainstorming pengelolaan keuangan daerah. Dalam beberapa pertanyaan ditemukan kendala-kendala teknis dan non-teknis yang setiap tahunnya menghambat dan mempersulit ASN dalam pelaksanaan tupoksi nya masing-masing. Untuk itu masing-masing Kepala Bidang memberikan tips-tips dan kesiapan assistensi operator penatausahaan keuangan sebagai bagian langkah besar sebelum audit keuangan tahunan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Untuk sesi berikutnya diisi oleh Bidang Aset dalam topik Sosialisasi dan Tindak Lanjut Hasil Sensus Barang Milik Daerah yang dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2018 ini. Acara dengan narasumber Sekertaris BPKAD Bowo Susatyo dan Kepala Bidang Aset Henny Yuliana ini menyampaikan hasil-hasil Sensus Barang Milik Daerah di SKPD dan diselingi oleh proses  penandatanganan Berita Acara Hasil Sensus yang memuat data beberapa temuan Tim Sensus seperti ditemukan dimana  beberapa Aset BMD yang hilang dan tidak bisa ditemukan atau beberapa aset tanah yang belum jelas status kepemilikan sertifikat tanahnya. Hal ini menjadi atensi lebih karena selama ini kondisi Aset BMD untuk barang-barang yang masuk Aset lainnya tidak jelas statusnya dan menyebabkan Pelaporan Nilai Aset yang tidak akurat .  Semoga dengan dilaksanakannya Sensus BMD ini dapat mempertajam dan meningkatkan akurasi pelaporan aset BMD Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah yang tentunya berpengaruh terhadap kualitas penyajian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah nantinya. (ikj)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *