Sosialisasi Sensus BMD & e-Hibah

BPKAD-Batujai. Sebagai tindak lanjut dari Sosialisasi Sensus Barang Milik Daerah (BMD) ke Pengurus Barang SKPD dan Sosialisasi e-Hibah ke segenap anggota DPRD beberapa waktu yang lalu, pada tanggal 6 April 2018 BPKAD mengundang segenap Kepala SKPD lingkup Kabupaten Lombok Tengah untuk menghadiri acara serupa. Acara yang bertempat di hotel D’Max Batujai ini dihadiri oleh Bapak Sekertaris Daerah H.M. Nursiah, S.Sos MSi, dan Jajaran BPKAD yang dipimpin Kepala BPKAD Baiq Aluh Windayu W. SE, MM. Dalam sambutannya Bapak Sekda menekankan pentingnya pelaksanaan Sensus BMD sebagai bagian dari pelaksanaan amanat Permendagri Nomor 19 tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah, sehingga peran serta Kepala SKPD dalam menunjang aktifitas Pelaksanaan Sensus melalui Bendahara Pengurus Barang sangat strategis dalam suksesnya kegiatan. Sensus BMD yang mandatory dilaksanakan setiap 5 tahun sekali ini baru pertama kali akan dilaksanakan tahun ini, beberapa pointer dalam teknis pelaksanaan antara lain cross cek ke objek sensus, identifikasi dan spesifikasi barang dan menyusun buku inventaris/buku induk inventaris SKPD. Jadwal tentatif pelaksanaan Sensus BMD dapat disajikan sbb :

  1. Sensus Kendaraan Dinas, 16-30 April 2018 di 30 SKPD
  2. Sensus Tanah dan Bangunan, 2 Mei – 7 Juni 2018 di 42 SKPD
  3. Sensus selain Kendaraan, Tanah dan Bangunan, 2-30 Juli 2018 di 44 SKPD

Hasil Sensus/Inventaris BMD ini harus disampaikan oleh kepala SKPD kepada BPKAD Kabupaten Lombok Tengah paling lambat minggu ke 4 (empat) bulan Agustus 2018.


Dalam kesempatan ini pula untuk pertama kalinya Sistem Informasi e-Hibah dilaunching di segenap Kepala SKPD, dalam sambutannya Kepala Badan BPKAD menyampaikan proses penerimaan Proposal hibah dari masyarakat yang sebelumnya dilakukan secara manual sampai dengan proses penentuan calon penerima hibah, melalui Sistem Informasi e-Hibah ini semua dilaksanakan secara elektronik dan sangat transparan karena publik dapat langsung memonitoring pelaksanaan sampai dengan terbitnya daftar calon penerima hibah. SKPD teknis pun juga sangat berperan terutama dalam melakukan verifikasi faktual ke calon penerima hibah, sehingga peran penting SKPD sangat diharapkan dalam menunjang sistem secara menyeluruh.

Dalam proses pengelolaan e-Hibah ini melibatkan Tim Pertimbangan dalam penentuan kelayakan dan besaran berdasarkan hasil verifikasi faktual SKPD dan kemampuan keuangan daerah dalam mendukung program pembangunan daerah. Bapak Sekda juga menyampaikan dengan terlaksananya e-Hibah ini menjawab ketidak pastian dalam calon penerima hibah karena sudah dapat diakses dan dimonitor langsung oleh publik, kemudian untuk kegiatan Sensus BMD diharapakan dapat mengawali pengelolaan Barang Milik Daerah secara menyeluruh karena akan didampingi langsung oleh Tim Teknis dari BPKAD. Penyampaian materi ditutup dengan sesi tanya jawab dengan SKPD yang dijawab langsung oleh Narasumber yang hadir agar dikemudian hari permasalahan dalam pelaksanaan kegiatan dan kesisteman dapat dideteksi dini dengan solusi yang akan diambil. (ikj)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *